Strategi & Sasaran

icon front default3

 

A. Sasaran dalam bidang pendidikan yaitu: meningkatnya kualitas kurikulum, meningkatnya kualitas dosen, meningkatnya kualitas tenaga kependidikan

Strategi pencapaian dalam bidang pendidikan:
1. Penyelenggaraan proses belajar mengajar yang kondusif.

2. Peningkatan kualitas kurikulum, dengan cara:

  1. Melakukan evaluasi kurikulum setiap 5 tahun sekali, sesuai dengan kemajuan IPTEK dan kebutuhan pasar tenaga kerja.
  2. Melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang sudah berjalan, dan akan dilakukan penyesuaian terutama perkembangan IPTEK dan tuntutan pasar kerja apabila diperlukan.
  3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kurikulum seiring dengan perubahan visi, misi, dan tujuan Fakultas dan Universitas.

3. Peningkatan kualitas dosen.

  1. Pelatihan PEKERTI dosen bagi yang belum pernah mengikuti; memfasilitasi dosen untuk mengikuti kegiatan seminar nasional maupun internasional, yang diadakan oleh prodi sendiri maupun yang diselenggarakan oleh prodi/institusi lain.
  2. Pelatihan PEKERTI dosen bagi yang belum pernah mengikuti; Pelatihan Lokakarya AA bagi dosen yang sudah mengikuti Pelatihan PEKERTI; Mengikutsertakan dosen untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang S3 (3 orang)
  3. Mengikutsertakan dosen untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang S3 (1 orang); mendorong dosen untuk menulis buku dan menerbitkan karya ilmiah dalam jurnal-jurnal terakreditasi dengan bantuan tambahan dana.
  4. Memfasilitasi dosen untuk meningkatkan kualifikasinya melalui berbagai kegiatan dan memfasilitasi dosen untuk mencapai gelar guru besar.

4. Peningkatan kualitas tenaga kependidikan, dilakukan berbagai upaya antara lain: memfasilitasi studi lanjut untuk jenjang S1 dan S2 dengan bantuan biaya dari pihak universitas serta pelatihan dan kursus yang dilakukan di lingkungan sendiri maupun instansi lainnya. Adapun pelatihan yang pernah dilakukan antara lain: pelatihan komputer dan kearsipan.

5. Mensinergikan wawasan agribisnis dan kewirausahaan melalui penyelenggaraan mata kuliah yang berkaitan dengan manajemen agribisnis, pengembalian modul-modul pelatihan, penyusunan buku ajar manajemen agribisnis dan kewirausahaan, serta praktek langsung berwirausaha terutama pada produk-produk agribisnis, peningkatan kualitas dan kuantitas proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), penyelenggaraan pelatihan dan seminar kewirausahaan baik nasional maupun internasional, serta membangun kerjasama dengan institusi yang bergerak di bidang kewirausahaan baik nasional maupun internasional.

Evaluasi pencapaian dalam hal kualitas kurikulum dilakukan dengan cara mengirimkan kuesioner kepada para users, terkait dengan kesesuaian antara kompetensi yang dimiliki lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh users. Jika ditemukan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan users, maka akan dilakukan penyesuaian kurikulum melalui lokakarya kurikulum.

Evaluasi pencapaian dalam hal kualitas tenaga pengajar dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa pada waktu UAS di semester berjalan, terkait dengan keterampilan dalam proses pembelajaran di ruang kelas dan kesesuaian materi yang diajarkan dengan GBPP dan SAP. Jika ditemukan ketidakpuasan mahasiswa terhadap proses pembelajarannya yang dilakukan oleh dosen, maka ketua prodi akan melakukan pemanggilan terhadap dosen yang bersangkutan dan akan mengikutsertakan dalam kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh fakultas.

Evaluasi pencapaian dalam hal kualitas tenaga kependidikan dilakukan dengan menilai kinerja melalui hasil kerja, kedisiplinan, loyalitas, kreativitas serta ketekunan. Jika kinerja dinilai masih belum maksimal, maka ketua prodi akan melaporkan ke tingkat fakultas.

Evaluasi dalam membangun jiwa agribisnis di kalangan civitas academika terutama kalangan mahasiswa dilakukan dengan cara melihat respon mahasiswa mengenai penyelenggaraan mata kuliah yang berkaitan dengan agribisnis, menilai kegiatan-kegiatan baik berupa praktikum, seminar, maupun workshop mengenai agribisnis dan dari jumlah proposal PKM yang didanai oleh berbagai pihak, serta melihat keberlanjutan kerjasama dengan pihak lain terkait dengan pengembangan agribisnis.

B. Sasaran dalam bidang penelitian yaitu: meningkatnya jumlah penelitian berwawasan agribisnis yang dilakukan oleh prodi yang melibatkan dosen dan mahasiswa

Strategi pencapaian dalam bidang penelitian:

  1. Mengikutsertakan dosen dalam setiap kegiatan pelatihan penelitian dan penulisan artikel ilmiah berwawasan agribisnis yang dilakukan oleh fakultas maupun universitas dan berguna bagi masyarakat maupun pengelola organisasi agribisnis, serta untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian; Memfasilitasi dosen untuk melakukan penelitian berwawasan agribisnis yang berguna bagi masyarakat dan pengelola organisasi agribisnis, baik penelitian mandiri ataupun penelitian yang dibiayai berbagai instansi; mendorong dosen untuk menulis artikel, jurnal maupun buku dari hasil penelitian berwawasan agribisnis yang berguna bagi masyarakat dan pengelola organisasi agribisnis.
  2. Mengajukan proposal-proposal penelitian berwawasan agribisnis yang berguna bagi masyarakat dan pengelola organisasi agribisnis, dan melaksanakan kegiatan penelitian yang sifatnya mandiri ataupun yang difasilitasi berbagai instansi. Dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 3 penelitian yang didanai oleh universitas. Dan sebanyak 6 kegiatan penelitian yang dilakukan secara mandiri. Selain itu dilakukan penelitian kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi sebanyak 19 buah. Penelitian dengan sumber dana dari depdiknas sebanyak 3 buah, dan dari institusi dalam negeri di luar depdiknas sebanyak 9 penelitian. Dan pada tiga tahun terakhir, program studi melakukan 17 penelitian yang didanai dan bekerjasama dengan institusi luar negeri seperti PT. Shell, Conservation International, dan Rain Forest Coffee (Taiwan).

Evaluasi yang dilakukan adalah dengan membandingkan jumlah pencapaian pada tahun berjalan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya.

C. Sasaran dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yaitu: meningkatnya jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa melalui Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) USU. Demikian juga yang dilakukan oleh dosen secara perorangan. Jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan meningkat setiap tahun minimal 10%.

Strategi pencapaian dalam bidang pengabdian kepada masyarakat:

  1. Mendorong dosen untuk mengikuti pelatihan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian berwawasan agribisnis yang berguna bagi masyarakat dan pengelola organisasi agribisnis;
  2. Memfasilitasi dosen untuk mengajukan proposal pengabdian berwawasan agribisnis yang berguna bagi masyarakat dan pengelola organisasi agribisnis, baik ditingkat fakultas maupun universitas. Terdapat 24 kegiatan pengabdian masyarakat. Pada tiga tahun terakhir, sebanyak 4 buah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara mandiri. Selain itu, dilakukan tiga kali pengabdian kepada masyarakat setiap tahunnya yaitu pada Kegiatan Dies Natalis Fakultas, Program Studi dan IMASEP, serta Penerimaan Mahasiswa Baru berupa penanaman pohon.
  3. Memfasilitasi dosen untuk menjadi narasumber dalam usaha pemecahan isu-isu pokok agribisnis dan kewirausahaan yang ada di masyarakat, seperti dinas terkait, organisasi, acara televisi maupun radio. Dosen sebagai pembimbing supervisi dalam Praktek Kerja Lapang Mahasiswa di berbagai daerah. Sebagai pembicara dalam pemecahan masalah dan isu-isu agribisnis dalam masyarakt pada acara televisi TVRI.

Evaluasi yang dilakukan adalah dengan membandingkan jumlah pencapaian pada tahun berjalan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya.

D. Sasaran dalam kerjasama yaitu menjalin kerjasama/kemitraan pada bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian dengan institusi nasional dan internasional yang terkait minimal 2 kali pertahun, dan meningkat setiap tahunnya.
Strategi pencapaian dalam bidang kerjasama:

  1. Mengundang dosen tamu dalam perkuliahan umum Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan dari GM Divisi Hulu Energi NSO PT Pertamina dan PT Perta Arun Gas; perkuliahan umum Pengelolaan Perkebunan dari Manager PT Socfindo dan Manager PTPN IV; perkuliahan umum Penyuluhan Pertanian dari Bupati Serdang Bedagai; perkuliahan umum Perkreditan dan Perbankan dari Staff Bank Syariah Mandiri dalam meningkatkan kemampuan pembelajaran mahasiswa dalam wawasan agribisnis dan kewirausahaan yang nyata di masyarakat dan dunia kerja.
  2. Mendorong mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian dengan mendapatkan pendanaan penelitian baik melauli kerjasama dalam negeri maupun luar negeri. Kerjasama luar negeri misalnya pemberian beasiswa skripsi mahasiswa yang berhubungan dengan tanaman kopi dari Rain Forest Coffee (Taiwan). Kerjasama dalam negeri misalnya dengan Bappeda Kabupaten Pakpak Bharat dalam penelitian Dampak Bantuan Pemerintah terhadap Pendapatan Masyarakat.
  3. Memfasilitasi mahasiswa dan dosen untuk pengabdian kepada masyarakat melalui kerjasama dengan pemerintah daerah dan organisasi agribisnis. Setiap tahun program studi bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapang mahasiswa, yaitu Kabupaten Asahan, Batubara, Serdang Bedagai, Langkat dan Simalungun.
  4. Dosen program studi menjadi narasumber dalam acara televisi TVRI; mendorong dosen untuk menjadi narasumber sebagai pemecah masalah isu-isu agribisnis yang ada dalam masyarakat melalui kerjasama dengan institusi terkait di televisi, radio dan media lainnya.